Dalam pengisian data rencana pada pendaftaran KIP Kuliah 2026, salah satu poin yang harus dilengkapi adalah jarak antara tempat tinggal dengan pusat kota. Jarak yang dimaksud adalah bentang jalan antara rumah yang Kalian tempati saat ini dengan pusat pemerintahan atau ibu kota kabupaten/kota terdekat.
Berikut adalah panduan teknis untuk mengukur dan mengisi data tersebut secara akurat:
1. Metode Estimasi Pribadi
Kalian dapat menentukan jarak berdasarkan perkiraan jarak tempuh yang biasa dilalui saat menggunakan kendaraan bermotor menuju pusat kota. Cara ini umum digunakan jika Kalian sudah familiar dengan rute tersebut.
2. Metode Google Maps
Gunakan aplikasi atau situs Google Maps untuk hasil yang lebih presisi. Masukkan alamat rumah sesuai data KIP Kuliah sebagai titik keberangkatan dan masukkan nama pusat kota atau ibu kota kabupaten sebagai titik tujuan.
3. Penentuan Titik Jarak
Perhatikan angka jarak (dalam KM) yang muncul pada rute tercepat di Google Maps. Gunakan angka tersebut sebagai acuan data yang akan diinput ke dalam sistem.
4. Aturan Pembulatan
Lakukan pembulatan angka desimal untuk memudahkan pengisian data di sistem. Sebagai contoh, jika hasil pengukuran menunjukkan 5,2 KM, Kalian cukup mengisinya dengan angka 5 KM.
5. Kesesuaian Data
Pastikan alamat rumah yang digunakan untuk mengukur jarak sinkron dengan alamat yang Kalian cantumkan pada kolom identitas lainnya di formulir pendaftaran.
Penggunaan teknologi pemetaan bertujuan agar data yang Kalian masukkan dapat dipertanggungjawabkan dan memudahkan tim seleksi dalam melakukan verifikasi kewilayahan.
