Momen berbuka puasa merupakan waktu yang paling dinantikan setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Bagi umat Islam, saat ini bukan sekadar urusan makan dan minum, melainkan waktu yang sangat mustajab untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT. Mengucapkan rasa syukur saat mentari terbenam merupakan bagian dari adab yang diajarkan untuk menyempurnakan pahala ibadah.
Penting bagi kita untuk memahami bahwa doa orang yang berpuasa memiliki kedudukan khusus. Berdasarkan hadis riwayat Tirmidzi nomor 2449, Rasulullah SAW menyebutkan bahwa doa orang yang berpuasa saat ia berbuka termasuk dalam kategori doa yang tidak tertolak. Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk memanfaatkan waktu singkat ini dengan melafalkan doa buka puasa shahih.
Berikut adalah beberapa pilihan doa berbuka puasa Ramadhan yang bisa Anda praktikkan sesuai dengan literatur klasik al-Adzkar karya Imam al-Nawawi.
Daftar Isi Artikel
Pilihan Doa Berbuka Puasa Berdasarkan Riwayat Hadis
Terdapat berbagai variasi doa berbuka puasa yang berasal dari riwayat yang berbeda. Anda dapat memilih salah satu atau beberapa doa di bawah ini yang paling mudah dihafal dan dihayati maknanya.
1. Doa Berbuka Puasa Riwayat Abu Daud (Shahih dan Paling Populer)
Doa ini menekankan pada kembalinya kesegaran tubuh setelah berpuasa dan harapan akan pahala yang tetap.
Teks Arab:
ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Latin: Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu, wa tsabatal ajru in syaa Allah.
Artinya: “Telah hilang dahaga, dan telah basah tenggorokan, dan telah ditetapkan pahala insya Allah.” (HR. Abu Daud).
2. Doa Berbuka Puasa yang Umum Digunakan di Indonesia
Doa ini sangat familiar di telinga masyarakat kita dan sering dibaca secara berjamaah.
Teks Arab:
اللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْت بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
Latin: Allahummalakasumtu wabika aamantu wa’alarizqika afthortu birohmatikaya ar-hamarrahimin.
Artinya: “Ya Allah Dzat yang Maha Pemurah dari segalanya, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rizki serta kasih sayang-Mu aku berbuka.”
3. Doa Syukur atas Pertolongan Allah (Riwayat Ibnu Sunni)
Doa ini berisi pengakuan bahwa kekuatan untuk menjalankan puasa sepenuhnya berasal dari pertolongan Allah.
Teks Arab:
الحَمْدُ لِلَّهِ الَّذي أعانَنِي فَصَمْتُ، وَرَزَقَنِي فأفْطَرْتُ
Latin: Alhamdulillahilladzi a’aananii fashamtu, wa razaqanii faafthartu.
Artinya: “Segala puji bagi Allah yang menolongku maka aku dapat berpuasa, dan yang telah memberiku rezeki sehingga aku dapat berbuka.”
4. Doa Memohon Penerimaan Amal (Riwayat Sahabat Ibnu Abbas)
Gunakan doa ini jika Anda ingin menekankan permohonan agar ibadah puasa yang dilakukan diterima oleh Allah.
Teks Arab:
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْنا، وَعلى رِزْقِكَ أَفْطَرْنا، فَتَقَبَّلْ مِنَّا إنَّكَ أنْتَ السَّمِيعُ العَلِيمُ
Latin: Allahumma shumnaa, wa ‘alaa rizqika aftharnaa, fataqabbal Minna innaka antas samii’ul ‘aliim.
Artinya: “Ya Allah, karena Kamu kami berpuasa, dan dengan rizki-Mu kami berbuka, maka terimalah puasa kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
5. Doa Memohon Ampunan (Riwayat Ibnu Majah)
Waktu berbuka juga merupakan saat yang tepat untuk meminta pengampunan atas dosa-dosa yang telah lalu.
Teks Arab:
اللهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِرَحْمETِكَ الَّتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ أَنْ تَغْفِرَ لِي
Latin: Allahumma inni asaluka birahmatikallatii wasi’at kulla syaiin antaghfira lii.
Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu, agar Engkau mengampuniku.”
BACA JUGA: Doa Buka Puasa dari Rumaysho
Mengamalkan Doa Berbuka Puasa agar Lebih Berkah
Mengamalkan doa-doa di atas tidak harus dilakukan sekaligus dalam satu waktu. Sebagai pemuda yang produktif, Anda bisa menerapkan beberapa tips berikut agar ibadah tetap terasa ringan namun maksimal:
1. Pilih yang Paling Mudah Dihafal
Mulailah dengan satu doa yang paling Anda kuasai agar bisa dibaca dengan khusyuk tanpa harus melihat teks.
2. Pahami Maknanya
Membaca doa akan terasa lebih mendalam jika Anda memahami arti dari setiap kalimat yang diucapkan.
3. Variasikan Bacaan
Anda bisa mengganti bacaan doa setiap beberapa hari sekali agar tidak merasa jenuh dan semakin kaya akan hafalan doa-doa sunnah.
4. Gunakan Waktu Mustajab
Sembari menunggu azan Magrib, manfaatkan beberapa menit sebelumnya untuk berzikir atau memanjatkan doa-doa pribadi lainnya.
Menjalankan ibadah puasa adalah bentuk ketaatan, dan menutupnya dengan doa adalah bentuk rasa syukur yang mendalam. Dengan adanya berbagai opsi doa berbuka di atas, Anda tidak perlu bingung lagi mengenai mana yang paling benar, karena semua memiliki landasan kebaikan yang kuat.
Mari jadikan setiap detik waktu berbuka kita sebagai sarana untuk lebih dekat dengan Sang Pencipta.
