Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memberikan peringatan keras bagi para siswa peserta Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Hingga pertengahan Februari ini, sejumlah peserta mengeluhkan kendala teknis terkait proses sinkronisasi akun KIP Kuliah yang tidak kunjung memunculkan pilihan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tujuan.
Lapor Jika ada Kendala dan Hambatan Sinkronisasi
Bagi pendaftar yang mengalami hambatan tersebut, Kemdiktisaintek mengarahkan untuk segera berinteraksi melalui kanal resmi yang dikelola Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik).
Pendaftar dapat menyampaikan keluhan melalui pesan langsung (DM) atau kolom komentar di akun Instagram resmi @ppapt_kemdiktisaintek guna mendapatkan respon atau solusi terkait kendala sistem.
Langkah ini menjadi krusial mengingat masa pendaftaran SNBP akan segera ditutup. Peserta diingatkan untuk melakukan sinkronisasi serta finalisasi data antara akun KIP Kuliah dan akun pendaftaran SNBP sebelum waktu berakhir.
Batas Waktu Finalisasi SNBP 2026 dan Sinkronisasi KIP Kuliah
Pemerintah menetapkan batas waktu finalisasi pendaftaran jatuh pada hari Selasa, 18 Februari 2026. Proses pendaftaran tersebut secara resmi akan ditutup tepat pada pukul 15.00 WIB.
Aturan Pilihan PTN Agar Bisa Sinkronisasi
Terkait sinkronisasi pilihan Perguruan Tinggi (PT) di sistem SIM KIP Kuliah, terdapat aturan spesifik yang wajib dipahami oleh setiap siswa agar tidak terjadi kesalahpahaman data.
- Bagi siswa yang memilih PTN di bawah naungan Kemdiktisaintek dan PTKIN di bawah Kemenag pada jalur SNBP, hasil sinkronisasi hanya akan menampilkan pilihan PTN Kemdiktisaintek saja.
- Sementara itu, terdapat perlakuan berbeda bagi siswa yang memilih dua Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Kemenag sekaligus pada jalur SNBP. Bagi kategori pendaftar tersebut, data pilihan mereka dipastikan tidak akan muncul dalam sinkronisasi ke sistem SIM KIP Kuliah.
Para pendaftar diharapkan kembali mengecek kesesuaian jalur KIP Kuliah dan pilihan perguruan tinggi pada tanggal (18/02) mendatang untuk memastikan kelancaran tahap seleksi administrasi.
Ketelitian dalam proses finalisasi ini menjadi penentu utama agar hak peserta sebagai calon penerima bantuan pendidikan tetap terjaga hingga akhir periode pendaftaran.
